Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 1 dari 11 -Kepagian-
Belum terdengar kokokan ayam waktu itu. Mungkin mereka masih belum terbangun. Atau aku yang terlalu tuli untuk mendengarnya.
Jarum terpanjang jam itu menindih angka 3. Adiknya angka 12 saat alarm ponselku berbunyi. Aku terjaga dan nyawaku sepenuhnya baru terkumpul 15 menit kemudian.
-flashback-
Malam ini aku harus tidur lebih awal. Aku berbaring jam 10 dan mulai nyenyak mungkin sejam setelahnya. Saking nyenyaknya aku tak sempat bermimpi.
Aku harus bangun dini hari. Tugas geografi belum kelar.
tobeco.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 2 dari 11 -Fingerprint Itu Heran-
-flashback usai-
Hanya membolak-balikan LKS tanpa mengerjakannya. Tepatnya, hanya secuil dari seabreg tugas itu.
Muncul ide yang tak patut ditiru,
"Gasik, mbotek!" ucap status twitterku.
Sampai jam setengah 5, lalu aku mandi dan berangkat sekolah tanpa sarapan. Kukayuh sepedaku santai. Beruntung, ada colt yang langsung menawariku.
Sesamapainya, aku berjalan menuju koridor X.5 tempat fingerprint. Sepi, tak seantre biasanya saat jam kritis.
Jempol kananku menekannya. Aku rasa ia heran, 06:31.
tobeco.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 3 dari 11 -Kecewa Kimia Kosong, Geografi Lancar-
Menuju Chlorophyll bareng Anggun hanya ada Dimas. Buka LKS tapi malas. Aku menanti donatur yang bersedia meminjamkan LKSnya sebentar.
Akhirnya datang juga. Fatchul adalah relawan tetap tugas-tugasku selain anak-anak rajin lainnya.
Bel masuk, kimia kosong. Tugas itu tak aku tekuni. (maaf, aku nggak mudeng) Hanya sebentar ku lirik.
BK cukup menyenangkan dengan games unik.
Istirahat, mborongin karena lapar belum sarapan.
Geografi, tugasku? ooh, ternyata aku beruntung dan berjalan lancar.
tobecontinued.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 4 dari 11 -Kesondelanku Sebelum Jumatan-
Kuis geografi berlangsung cukup kondusif. Kesempatan "berdiskusi" tak aku sia-siakan. (piss! ;P) Bel pulang sudah berkumandang saat pengoreksiaan. Semuanya lancar.
Lupa awalnya, aku dan beberapa sondelers sok-sokan presentasi depan kelas. Aku (tidak) sengaja didorong Tika sampai jatuh ke lantai tak sadarkan diri.
keSONDELanku dimulai, aku ngantuk. Enjoy ternyata terkapar di situ. Kalian sondel ngisengin aku sampai nutupin pake tikar. Kotor, mbok?
Aku dibangunkan, ditarik Fatchul keluar Jumatan.
tobeco
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 5 dari 11 -Ada Apa dengan YM?-
Jumatan berlangsung di cuaca yang panas. Seusainya, awan masih memberikan tempat untuk sang surya menyengatkan panasnya.
Tiba di Chlorophyll, iseng-iseng mumpung komputer kelas nganggur, aku mencoba-coba untuk membuka YMku. Berasa puluhan tahun aku tidak pernah membukanya. Yes! aku masih ingat username dan passwordku. Tidak ada yang online YM!
Aku lupa cara menambah kontak. Ingat! tanya username Ferisa dan Santi mereka beralasan lupa.
Ooo, begitu jadulkah kau Y! Messenger?
What a pity!
tobecontinued.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 6 dari 11 -Mencoba Rajin Sejenak di Koridor Chlorophyll-
Kami harus meninggalkan Chlorophyll untuk beberapa saat. Keputusan Tika untuk mengerjakan presentasi sosiologi aku anggukan. Namun aku tidak bisa banyak membantu. Menggrecokin lah ya.
Semua terduduk di lantai tak beralas. Menatap layar laptop, buku, dan aku hanya memecah konsentrasi mereka. Ooo, ternyata ekskul wajib lagi ada acara. Kangen juga.
hmm
Tugas presentasi sosiologi itu memang belum 100 % jadi. Setidaknya ada kemauan.
Capai mengerjakan itu, para anak rajin memutuskan untuk makan siang.
tbc.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 7 dari 11 -On The Way-
Sementara mereka pergi makan siang, aku hanya terpaku pada laptopku membuka salah satu situs berita populer Indonesia, Google, Yahoo! serta Twitter. Tidak ada berita yang wah. Entah Andji Drive jadi hot news di ditu. Aku juga mendonload sesuatu yang proses instalnya lama.
Lama-lama aku bosan. Aku dan Fatchul memutuskan meninggalkan sekolah ke Candradimuka. Sebelumnya, aku beli tela kentang, pop ice coklat, dan otak-otak. Kami memutuskan untuk sholat Asar di Mujahidin. Lalu, menaiki colt.
tobecontinued.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 8 dari 11 -Dhuwit IS 1 vs Sosro IS 2-
Capai jalan di bawah panas matahari. Masuk podium teratas di kubu Dhuwit. Ternyata pertandingan itu sudah berlangsung beberapa menit yang lalu. Samar ku dengar Indonesia Raya saat aku masih di luar.
Tugas? aku lupa. Bukan, aku melupakannya. (Piss, xP) Pertandingan itu lumayan ada greget yang membuatnya seru. Yel-yel anak-anak Dhuwit menggema dengan botol plastiknya di seantero stadion. Dari kubu Sosro juga tak kalah namun samar karena jauh. Pertandingan sangat alot hingga akhirnya Dhuwit menang 1-0.
tobec
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 9 dari 11 -Konflik Awal-
Sudah firasat akan jadi seperti ini. Jam 5 baru keluar dari stadion. Dapat colt turun di perempatan biasa. Sendirian, GREAT!
Beli mountea dingin seribu perak di warung. Sekarang ada teman. Ok, datang colt jurusan barat. Sekonyong-konyong aku dan temanku itu masuk.
WAIT!
"Mas, Mba, colt ini cuma sampe Tengok," kata seorang kenek lantang.
"Maju sampe Sruweng kenapa?" batinku kesal.
Aku dan beberapa orang turun dari colt yang "njelehi banget" ini.
Aku was-was. Langit menggelap kelam.
ASEM!
tobeconti.
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 10 dari 11 -Konflik Memuncak-
Ok, aku lelah woi!
Dari luar aku terlihat diam dan tenang. (Mungkin?) Aku juga punya perasaan was-was udah gelap belum di rumah.
Punya pilihan untuk minta jemput, merepotkan. Sabar!
Alhamduliilah, sekarang tambah banyak teman dan datang colt kosong jurusan barat penyelamat was-wasku.
WAIT!
Samakah? tidak.
Colt perlahan jalan dan penuh. Aku duduk tetap was-was.
JEDDER!
Coltnya berhenti di Simpang 5. Semua penumpang Gombong dan Karanganyar disuruh turun dan menanti Bus besar mengangkut mereka.
tobc
Cerpen 512 Karakter "Kisahku Kisahnya" Bagian 11 dari 11 -Konflik Mendingin-
Deg.deg. deg.deg!
Was-wasku hampir tak waras. Kasihan melihat para penumpang diturunkan. Ada penumpang Gombong dan Karanganyar yang terpaksa naik Bus.
Beruntung, colt ini akan mengantar penumpang sampai Sruweng.
ALHAMDULILLAH!
Lalu, aku bersepeda beriring puji-pujian Masjid. Tidak takut, Pamali.
Home sweet home. :")
Terima kasih:
"Ya Rabb, terima kasih untuk segala yang telah Engkau berikan. Mudahkanlah kelompok kami dalam menjalani presentasi esok hari. Amiin."
"Pembaca setia, ;D"
@iamimam
9 tahun yang lalu






